Cute Polka Dotted Pink Bow Tie Ribbon My Beauty Secret, Lactacyd White Intimate Review - Colored Canvas

My Beauty Secret, Lactacyd White Intimate Review

12:47 AM

Seringkali topik seputar daerah intim wanita (atau disebut Miss V) masih dianggap tabu untuk dibicarakan. Padahal sebenarnya kita sebagai perempuan perlu lho untuk tahu bagaimana cara merawat daerah kewanitaan sejak dini. Nah buat yang masih malu untuk bertanya atau memiliki pertanyaan terkait daerah sensitif tersebut, yuk baca postingan ini. Aku akan sharing ke kalian pengetahuan dan pengalaman aku selama ini dalam merawat Miss V ☺


Bagi seorang perempuan tentunya menjaga penampilan sangatlah penting, mulai dari rambut, wajah, bentuk badan, dan lainnya. Tapi seringkali ada bagian yang luput dari perhatian kita (karena mungkin tidak terlihat), yaitu bagian kewanitaan. Aku sendiri awalnya minim informasi tentang cara menjaga dan merawatnya, lalu pada akhirnya aku banyak baca serta sharing terkait Miss V ini. Bahkan faktanya adalah justru organ kewanitaan ini merupakan bagian yang sensitif dan wajib kita rawat kebersihannya agar terhindar dari penyakit. 

Miss V merupakan bagian yang sering tertutup dan tidak terkena udara secara langsung sehingga mudah untuk berkeringat. Keringat yang muncul ini lah yang lalu dapat membuat daerah kewanitaan kita lembab dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri dan jamur. Ditambah dengan banyaknya aktivitas kita setiap harinya, gesekan pada pakaian dapat membuat area Miss V menjadi gelap. Waduh pastinya kita ga pengen kan Miss V kita mengalami bau tak sedap, gatal-gatal, apalagi gelap? Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana cara merawat bagian kewanitaan dengan baik dan benar.


Lalu, gimana sih cara merawat Miss V? Nah aku ada beberapa tips & trick nya :

  1. Kurangi penggunaan pakaian yang terlalu ketat dan biasakan untuk mengenakan yang berbahan dasar katun. Terlalu sering menggunakan celana yang ketat seperti skinny jeans dan legging akan memicu gesekan berlebih dan menggelapkan area Miss V. Oleh karena itu pilih bawahan dengan ukuran yang nyaman & pakaian dalam yang mampu untuk menyerap keringat.
  2. Perhatikan kebersihan pakaian dalam. Sebelum mengenakan underwear, pastikan kondisi Miss V sudah benar-benar kering untuk menghindari kelembababan dalam waktu yang lama sehingga memicu tumbuhnya jamur kulit. Selain itu jika sedang menggunakan pantyliner ataupun pembalut, biasakan untuk menggantinya setiap 3-4 jam sekali yaa.
  3. Bersihkan Miss V dengan tepat. Nah untuk poin ini, penting banget buat kita untuk tau produk-produk kebersihan area kewanitaan yang sudah teruji klinis dan aman digunakan sehari-hari. Karena it's a big no untuk menggunakan sabun mandi untuk membersihkan Miss V. Sabun mandi biasa memiliki kandungan alkali dari asam lemak dengan pH basa 9,5 - 10 yang bisa membuat bakteri berkembang biak dengan cepat. Oleh karena itu, sebaiknya kita menggunakan sabun yang khusus dibuat untuk merawat organ kewanitaan. Fyi, cara membersihkan Miss V yang benar adalah mulai dari arah depan ke belakang dan bukan sebaliknya untuk menghindari bakteri dari belakang bisa masuk. 


Ohiya aku juga mau sharing nih, aku pun dulu merasa takut untuk mencoba produk-produk kebersihan area intim. Selain memang karena kupikir ga terlalu perlu, aku deg-degan akan kandungan di dalamnya mengingat ini adalah daerah yang sensitif. Nah seperti layaknya remaja, begitu memasuki masa pubertas aku pun mengalami menstruasi dan keputihan. Dari sana lah aku mulai concern akan kebersihan Miss V dan cari banyak informasi tentangnya.

Aku pernah dianjurkan oleh mama ku untuk menggunakan air rebusan daun sirih karena katanya bisa melawan bakteri sekaligus mengurangi aroma tak sedap. Tapi karena terkesan ngga praktis, aku  lalu mencari tahu tentang sabun khusus area kewanitaan. Akhirnya aku pun mencoba suatu produk namun sayangnya justru bikin trauma karena memberikan efek perih ☹ Semenjak itu aku takut untuk mencoba lagi, padahal aku tau pentingnya menjaga kebersihan area Miss V dengan menggunakan produk pembersih daerah kewanitaan. Nah sampai akhirnya aku direkomendasiin oleh temenku tentang Lactacyd.


Lactacyd adalah pembersih khusus area Miss V yang sudah terpercaya serta direkomendasikan selama lebih dari 30 tahun oleh dokter & banyak wanita di berbagai penjuru dunia. Selain dapat menjaga kebersihan area kewanitaan, varian produk Lactacyd sudah lolos uji dermatologi dan terbuat dari bahan-bahan alami dan lembut untuk kesehatan area intim sehingga membantu kita agar tetap sehat dan percaya diri! ☺

Kekhawatiran dan trauma aku tentang produk pembersih organ intim langsung hilang lho karena Lactacyd. Karena faktanya adalah kandungan pH yang terkandung dalam tiap produknya memiliki pH asam yang sama dengan Miss V jadi tentunya aman untuk digunakan. Sejak pemakaian pertama, aku langsung merasa cocok dan akhirnya terus ku pakai sampai sekarang.

Ohiya, yang menarik perhatian aku adalah produk terbarunya yaitu Lactacyd White Intimate. Jika sudah bersih dan wangi, tentunya ingin dong kalo Miss V kita cerah? Nah varian ini merupakan pembersih area kewanitaan yang diperkaya dengan kandungan alami Lactacyd White Intimate: ekstrak susu, bengkoang dan algo white, sehingga hanya Lactacyd White Intimate yang terbukti klinis mencerahkan area V dalam 4 minggu.


Waaah kok bisa mencerahkan hanya dalam waktu 4 minggu? Yes, karena komposisi Lactacyd Intimate White ini mengandung bahan alami seperti ekstrak susu lactoserum yang membersihkan dan menyegarkan kulit, lactic acid yang berfungsi melembutkan dan mengurangi rasa gatal, dan asam laktat yang dapat membuat kulit menjadi halus dan mengangkat sel-sel kulit mati secara maksimal. Kandungan Actipone-B dari bengkoang di dalamnya juga terkenal akan fungsinya untuk mencerahkan dan mengurangi pembentukan melanin. Ditambah lagi dengan kandungan Algo white dari alga laut yang dapat membersihkan, mencerahkan, dan mengangkat sel kulit mati di sekitar area Miss V.

Untuk kemasannya sendiri, Lactacyd Intimate White ini berbentuk botol dengan dominasi warna putih dan biru serta terdapat gambar bunga di bagian depan. Di sekeliling botolnya terdapat berbagai informasi terkait produk mulai dari ingredients, cara pemakaian, tanggal kadaluarsa, dll. Bentuk tutupnya yang flip top juga memudahkan kita dalam penggunaan agar tidak mudah tumpah. Fyi, Lactacyd Intimate White ini sendiri tersedia dalam dua ukuran yaitu 60 ml dan 150 ml, jadi praktis ketika digunakan saat travelling hehe


Tekstur dari Lactacyd White Intimate ini seperti cairan susu agak kental yang berwarna putih. Saat digunakan formulanya akan mudah larut dengan air sehingga tidak meninggalkan rasa lengket. Aku suka banget sama wanginya yang lembut dan beraroma floral, terasa soft dan fresh ♡

Cara penggunaannya juga sangat mudah, kamu hanya perlu untuk menuangkan Lactacyd White Intimate sekitar 5 ml atau setangkup telapak tangan, percikan dengan sedikit air, lalu bersihkan area Miss V dengan gerakan tangan searah dari arah depan ke belakang. Terakhir bilas dengan air hingga bersih. Gampang kan? 

Nah untuk hasil yang optimal, sekarang aku membiasakan diri untuk menggunakan Lactacyd White Intimate secara rutin 2 kali sehari yaitu ketika mandi pagi dan sore. No need to worry, karena Lactacyd White Intimate telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari. Meskipun belum 4 minggu, aku bisa merasakan kenyamanan dan kebersihan setiap setelah menggunakan Lactacyd White Intimate. Karena aku terbiasa menari dan menggunakan bawahan yang ketat, aku merasakan perlahan-lahan warna gelap mulai memudar secara bertahap. Can't wait to see the final results!


Selain Lactacyd White Intimate, tersedia juga beberapa varian produk Lactacyd yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kamu, antara lain:

  • Lactacyd Feminine Hygene, yang berfungsi sebagai perawatan yang lembut dan perlindungan dari gatal-gatal, bau, serta iritasi.
  • Lactacyd All Day Fresh, sebagai pembersih kewanitaan untuk kesegaran dengan aroma herbal yang lembut sepanjang hari.
  • Lactacyd Feminine Wipes, tisu basah khusus area V dengan kemasan praktis serta higienis untuk menjaga kebersihan dan menyegarkan daerah intim.
  • Lactacyd Teens, yaitu pembersih area intim yang diformulasikan khusus dan teruji secara dermatologi untuk kebutuhan area intim usia remaja

Aku sendiri memiliki tiga produk varian Lactacyd, yaitu Lactacyd White Intimate, Lactacyd All Day Fresh, dan Lactacyd Feminine Wipes. Aku telah mencoba ketiganya dan puas sekali dengan hasilnya. Untuk mendapatkan kebersihan sekaligus kesegaran khususnya ketika menstruasi atau setelah berolahraga aku menggunakan Lactacyd All Day Fresh. Sedangkan untuk berpergian, aku selalu membawa Lactacyd Feminine Wipes karena sangat praktis dalam membantu menjaga kebersihan Miss V dimanapun aku berada.

Namun diantara semuanya faforitku adalah Lactacyd White Intimate, aku suka sekali dengan wanginya yang lembut dan sensasi relaxing yang didapat ketika pemakaian, ditambah terbukti bisa mencerahkan area Miss V ♪ #ProvenSelfV Kalo kamu sendiri gimana? Kalian bisa lho langsung berkunjung ke Website, Facebook, dan Twitter mereka untuk mendapatkan info lengkap terkait Lactacyd, sharing, dan menemukan varian Lactacyd yang sesuai dengan kebutuhan serta kepribadian kamu. Goodluck yaa!


Nah sekarang sudah tahu kan bagaimana cara merawat dan menjaga Miss V? Yuk mulai lebih meningkatkan kesadaran dalam menjaganya, karena merawat organ intim juga merupakan bagian dari menjaga kebersihan diri kita sendiri. Meskipun dulu pernah mengalami hal yang tidak mengenakkan ketika mencoba suatu produk, kini aku sangat percaya pada Lactacyd, khususnya Lactacyd Intimate White. Sekarang aku tidak takut lagi untuk mencoba produk pembersih area kewanitaan, oleh karena itu aku ingin sekali sharing kepada kalian. Thanks to Lactacyd ☺♥

Ps : varian produk Lactacyd ini juga mudah didapatkan di toko kosmetik / hypermart terdekat dengan harga yang terjangkau (sekitar IDR 20.000 untuk 60 ml dan IDR 50.000 untuk 150 ml, tergantung dimana kalian membelinya).

Review is purely based on my honest opinion & experience.
Semoga informasi ini bermanfaat & see you in the next post, beauties!

You Might Also Like

3 comments

I'm A Part Of

I'm A Part Of